Kamis, 17 Oktober 2013

Perbedaan naskah dan skenario

Naskah dan Skenario

a. Naskah

Menurut KBBI, ada empat pengertian naskah, yaitu (1) karangan yang masih ditulis dengan tangan, (2) karangan seseorang yang belum diterbitkan, (3) bahan-bahan berita yang siap untuk diset, dan (4) rancangan (2001:776). Dalam penulisan naskah, isi informasinya adalah cerita. Cerita, tak lain dari hal-hal yang terjadi atau dialami oleh manusia atau kehidupan di alam dan layak untuk diketahui oleh orang lain.
Dalam menulis naskah video, diperhatikan beberapa hal, seperti judul program dan deskripsi adegan. Judul program sebaiknya ditulis di bagian tangah atas kertas den jangan lupa menggunakan huruf kapital. 
Contoh Deskripsi Adegan dalam naskah:
1.       Indikator tempat, yaitu menerangkan lokasi pengambilan gambar di dalam atau di luar ruang. Indikator ini ditulis dengan nomor urut dengan kapital.
Contoh:
 
       DISINILAH DITULIS JUDUL PROGRAM
       01. INTERIOR atau EXTERIOR

        (biasanya disingkat INT atau EXT)


2.        Indikator setting, yaitu menuliskan tempat kejadian dan dituliskan secara singkat dan jelas.
Contoh:
   
       01. INT.-RUANG KELAS
3.        Indikator waktu kejadian, ditulis singkat dalam huruf kapital.
Contoh:

      01. INT.-RUANG KELAS - PAGI 


4.        Instruksi jenis shot / gerakan kamera ditulis dalam huruf kapital.
Contoh:
   
      01. INT.-RUANG KELAS - PAGI
      LS.- PAK GURU DUDUK ADI MEMBERI SALAM KEPADA PAK GURU DARI  KURSINYA.
 
5.        Nama tokoh (kecuali bila termasuk dalam dialog), isyarat musik, sound effect dan instruksi acting semuanya ditulis dalam huruf kapital. Untuk naskah dua kolom, ketiga hal tersebut ditulis dalam kolom audio.


b. Skenario
Skenario ditulis sebagai dasar untuk memproduksi film atau program televisi, baik bersifat faktual (berita, features, atau dokumenter) maupun fiksional (drama, tv-play). Skenario merupakan bentuk tertulis dari gagasan atau ide yang menyangkut penggabungan antara gambar dan suara, dimaksudkan sebagai pedoman dalam pembuatan film, sinetron atau program televisi. Beberapa pakar sinematografi mengemukakan bahwa skenario itu menjadi jiwa dan darah dalam produksi film atau cerita televisi. Dalam skenario, naskah cerita sudah diuraikan berdasarkan urutan adegan, tempat, keadaan, dan dialog dalam konteks struktur dramatik. 

Contoh Skenario yang merupakan pengembangan dari naskah:
BUKU KE-3
SINETRON SERIAL

“BIAS - BIAS KEHIDUPAN”

CERITA / SKENARIO: A. J. C. C. TEAM
TRADE MARK
FADE OUT
FADE IN
SC. 141
INT – Ruang Tamu Rumah Daniel – PAGI
TALENT: Sofyan + Daniel + Ana + Ratih
Pintu terbuka Daniel dan Ana sambil memapah pak Sofyan yang sudah siuman masuk ke dalam rumah, nampak pak Sofyan sudah dapat berjalan walau masih terhuyung-huyung, pak Sofyan sesekali memegang tengkuknya.
Ana        :      Kak, lebih baik kakak telepon tente.
Daniel    :      (mengangguk) Pah!.........Daniel telepon mamah ya, biar mamah pulang?
Sofyan   :      Jangan diberi tahu mamah kamu, biar saja mamah kamu merawat eyang kamu yang masih sakit.
Daniel    :      Tapi pah…….papah kan sakit.
Sofyan   :      Papah engga apa-apa, biar saja mamah mengurus eyang kamu.
Daniel    :      Iya….pah.
Mereka berjalan menuju kamar.

SC. 142
INT – Kamar Pak Sofyan – PAGI
TALENT: Daniel + Pak Sofyan + Ana
Pintu kamar terbuka masuk Daniel dan Ana masih memapah pak Sofyan, mereka meletakkan pak Sofyan di tempat tidur.
Ana        :      Ratih kemana kak?
Daniel    :      Mungkin masih di kamarnya?
Ana        :      Aku panggil Ratih dulu ya kak. Om, Ana panggil Ratih dulu ya?
Sofyan   :      Oh…….ya……An…….terimakasih ya sudah nolongin om.
Ana        :      Sama-sama om (Ana bergerak keluar).
Daniel    :      Pah……Daniel telepon dokter, biar papah diperiksa, Daniel takut kalau ada tulang papah yang retak.
Sofyan   :      Ya…….boleh.
Daniel mengeluarkan telepon genggamnya lalu menelepon dokter.

SC. 143
INT – Ruang Makan Rumah Daniel – PAGI
TALENT: Ratih + Ana
Di meja makan Ratih sedang menikmati sarapannya, tak lama datang Ana menyapa sambil duduk disebelahnya.
Ana        :      Rat……..aku cari ke kamar kamu engga ada ternyata kamu disini.
Ratih      :      Ayo sekalian sarapan An……..kak Rudi mana?
Ana        :      Belum datang Rat,……..Rat!........kamu jangan panik ya?
Ratih      :      Kenapa An……(Ratih kaget)?
Ana        :      Papah kamu!
Ratih      :      Kenapa papah An? (terlihat agak panik)
Ana        :      Tadi waktu aku baru datang, aku melihat papah kamu sudah jatuh sedang ditarik seseorang yang pake topeng, aku cepat menolong, tapi aku kalah, untung kak Daniel datang, mereka berantem (FLASH BACK) begitu Rat.
Ratih      :      Sekarang papah dimana An? (Ratih berdiri lalu pergi meninggalkan Ana yang ikut berdiri)
Ana        :      Di kamarnya Rat.
Ana pun ikut mengejar Ratih. CUT

SC. 144
INT – Kamar Pak Sofyan – PAGI
TALENT: Pak Sofyan + Daniel + Ratih + Ana
Di kamar Daniel masih berbincang-bincang dengan ayahnya yang terlihat sudah mulai membaik.
Sofyan   :      Kok belum datang juga dokternya, Niel kepala papah agak pusing sekarang.
Daniel    :      Papah tahan ya, sebentar lagi dokter datang.
Ratih dengan cemas datang langsung duduk didekat  pak Sofyan dan memeriksa pak Sofyan sambil membrondong pertanyaan, Daniel yang melihat Ratih panik, menenangkan Ratih, tak lama Ana masuk.
Daniel    :      Ratih tenang ya……papah engga apa-apa, cuma pusing sedikit, kakak sudah panggil dokter kesini, untuk periksa papah, sekalian periksa Ana.
Sofyan   :      Memangnya Ana kenapa Niel, kok pake diperiksa?
Ana        :      Ana engga apa-apa om, kak Daniel becanda om.
Daniel    :      Iya pah……Daniel becanda.
Sofyan   :      Oh…….papah kira Ana kena hantam juga.
Ratih      :      Kak, kok dokternya belum datang juga, mamah harus dikasih tahu nih.
Daniel    :      Jangan Rat, papah engga mau mamah jadi panik, tadi juga kakak mau telepon, tapi papah engga bolehin, menurut papah biar mamah ngerawat eyang dulu disana.
Ratih      :      Oh begitu…….ya sudah……..eh…….kak ada suara bel tuh, dokter kali?
Daniel    :      Kakak lihat dulu ya.
Daniel keluar meninggalkan kamar.

SC. 145
INT – Ruang Depan Rumah Daniel – PAGI
TALENT: Dokter + Daniel
Pintu yang masih tertutup, beberapa kali bel rumah berbunyi, Daniel datang lalu membuka pintu dokter masuk.
Dokter   :      Selamat pagi Niel?
Daniel    :      Selamat pagi Dok, mari duduk.
Dokter   :      Dimana ayah mu?
Daniel    :      Di kamarnya, mari saya antar dok.
Daniel mengantar dokter ke kamar ayahnya.

Selasa, 01 Oktober 2013

Tugas 1 Statistika


STATISTIKA  KOMUNIKASI

1.        Mengapa seorang ahli komunikasi perlu mempelajari statistika?
Seorang ahli komunikasi perlu mempelajari statistika karena dapat membantu berbagai permasalahan dalam ilmu komunikasi. Diantaranya adalah:
-          Penulisan karya ilmiah atau penelitian ilmiah baik menggunakan metode kualitatif maupun kuantitatif. Statistika dapat membantu membuat kesimpulan dari data yang diteliti. Misalnya kesimpulan dari berapa orang yang menggunakan televisi sebagai media pendidikan, media hiburan, media mendapatkan informasi, dll.?
-          Membantu kita mengkomunikasikan dengan benar informasi mengenai segala hal yang kita dapat berdasarkan statistik, baik informasi cuaca, informasi kemacetan, dll.
-          Ketika kita mengedit video atau suara untuk dijadikan sebuah film, kita memerlukan statistik baik mengenai tinggi rendahnya suara atau yang lainnya agar semakin bagus hasilnya.
2.        Peran statistika dalam mempelajari bidang komunikasi?
-          Dapat mengukur dan menyimpulkan data dengan cepat melalui frekuensi yang diperoleh dari sebuah penelitian ilmiah.
-          Menginformasikan data yang diperoleh berdasarkan statistik terhadap suatu hal.
-          Dapat membaca tabel, grafik, maupun peta lokasi dengan baik agar tidak salah ketika berkomunikasi dengan orang lain.
-          Dapat mempresentasikan materi yang mengandung statistik dengan baik.

3.        Kumpulkan contoh kasus, anekdot, karikatur mengenai sisi humoristik statistika!
Tiga orang profesor, satu profesor fisika, satu profesor kimia dan satu orang profesor statistik terjebak dalam sebuah kebakaran di sebuah gedung.
Dalam kondisi yang panik, profesor fisika berkata: "Aku tahu apa yang harus kita lakukan. Kita harus mendinginkan material yang sedang terbakar sampai di bawah titik bakarnya. Dengan demikian, materi tersebut menjadi tidak terbakar dan kita selamat"
"Tidak.." kata profesor kimia. "Yang paling tepat kita lakukan adalah menghalangi suplay oksigen ke dalam api, sehingga api tersebut akan kehabisan energi untuk terbakar dan kita akan selamat."
Ketika dua orang profesor tersebut sibuk berdebat tentang hal itu, profesor statistik sibuk berpindah tempat dari satu titik api ke titik api yang lain.
Kedua profesor yang lain bertanya: "Apa yang sedang kamu lakukan? Itu sangat berbahaya!"
Profesor statistik menjawab: "Saya sedang mencari sampel yang layak untuk dianalisis dan menentukan solusi yang tepat untuk menyelamatkan kita berdasarkan data yang ada!".

b.      Humor Statistik: Tersesat di Lembah
Tiga orang profesor ahli purbakala tersesat di sebuah lembah yang curam, sepi dan mencekam. Ketika mereka sedang berdiskusi tentang cara keluar dari lembah tersebut. Satu dari mereka mempunyai ide untuk berteriak, karena gemanya akan terdengar berulang-ulang.
Salah seorang di antara mereka berteriak sekuat tenanga: "Halooo..., kami di mana?" dan teriakan itu bergema berulang-ulang sampai beberapa menit.
Akhirnya, setelah 15 menit menunggu terdengar jawaban: "Halo...., kalian tersesat!"
Satu dari antara ahli purbakala tersebut berkata, "Itu pasti jawaban profesor statistik!"
Kedua rekannya tertegun dan bertanya: "Dari mana kamu tahu?"
"Ada tiga alasan", jawabnya. "Pertama, dia terlalu lama untuk menjawab; kedua, dia selalu benar; dan ketiga, jawabannya tidak berguna sama sekali!"

c.       Humor Statistik: Tips Kesehatan ala Statistik
Statistik telah membuktikan! Tahukah Anda, bahwa orang yang mengalami ulang tahun lebih banyak, secara statistik lebih panjang umur dari pada orang yang mengalami ulang tahun lebih sedikit!

d.      Humor Statistik: Lagi, Cerita tentang Rata-rata
Seorang dosen statistik mendapati microwave di rumahnya rusak dan terus menerus meningkat suhunya. 'Wah ini harus segera dimatikan agar tidak semakin panas', katanya dalam hati. Akan tetapi, celaka, ternyata tombol power microwave sudah ikut memanas sehingga tangannya tidak tahan untuk mematikannya.
Tiba-tiba dosen tersebut mempunyai ide brillyan, menarik mesin pendingin di dekatnya dan mulai menyusun rencana. 'Tangan kananku memegang tombol power microwave yang panas, dan tangan kiriku masuk ke mesin pendingin, dengan demikian, secara rata-rata aku akan baik-baik saja!”.

e.       Humor Statistik: Pengemis dan Statistikawan
Seorang pengemis memohon sedekah kepada seorang ahli statistik yang setiap hari terbiasa bergelut dengan angka-angka.
"Kasihani saya pak", isak pengemis, "sudah tiga hari saya belum makan!"
"Hmm...", jawab statistikawan, "lalu bagaimana perbandingannya dengan tahun lalu pada periode yang sama?"

f.       Humor Statistik: Otak Statistikawan
Seorang kanibal ingin makan otak dan menanyakan menu otak kepada pelayan. Dengan sigap, pelayan restoran menjawab: "Otak statistikawan Rp.10.000, otak pengacara Rp. 20.000, otak politikus Rp. 30.000 dan otak pengacara yang juga politikus Rp. 40.000".
Sang kanibal mengernyitkan dahi, dan bertanya: “Mengapa harganya seperti itu? Apakah berdasarkan kualitas?"
"Tidak", jawab pelayan restoran segera, "itu berdasarkan kemampuan menghasilkan uang!"

Sumber:  

Rabu, 03 Juli 2013

Fatin - Aku Memilih SETIA

Aku Memilih SETIA

By Fatin Shidqia Lubis




Ada banyak cara Tuhan menghadirkan cinta
Mungkin engkau adalah salah-satunya
Namun engkau datang di saat yang tidak tepat
Cintaku telah dimiliki....

Inilah akhirnya harus kuakhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya....

Maafkanlah diriku tak bisa bersamamu
Walau besar dan tulusnya rasa cintamu
Tak mungkin untuk membagi cinta tulusmu
Dan aku memilih setia....

Inilah akhirnya harus kuakhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya
Oh ooh....

Seribu kali logika ku untuk menolak
Tapi ku tak bisa bohongi hati kecilku
Bila saja diriku ini masih sendiri
Pasti ku kan memilih kan memilih mu

Inilah akhirnya harus kuakhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu ooh...
Walaupun ku tahu cintamu
Lebih besar darinya....



Untuk download lagu klik dibawah ini:

Sabtu, 22 Juni 2013

Tutorial Google SketchUp

Pulpen 2 in 1 "AVEGA" dan Tempat Pensil Unik

A.    Membuat Pulpen 2 in 1 A.V.E.G.A

1.      Buka (klik) aplikasi Google SketchUp – akan muncul tampilan seperti ini:

2.      Klik tombol Start using SketchUp. Lalu akan tampil gambar seperti dibawah ini:

3.  Buat lingkaran dengan menekan toolbar “Circle” shape.

4.  Setelah itu, gunakan toolbar “Push/Pull” untuk member volume ruang. (sepeti tabung)

 5.      Buat 2 buah lingkarang lagi disisi satu tabung, menggunakan “Circel” shape

6.      Gunakan tombol “push/pull” lagi, buat seperti gambar di bawah ini.

7.      Buat 5 garis lingkaran lagi pada gambar. 

 8.      Tekan tombol “Push/Pull” lagi, buat seperti pada gambar

 9.      Untuk mewarnai gambar: tekan tombol “Paint Bucket” – pilih Translucent – pilih Translucent Glass Blue

 10.      Buat hingga seperti gambar di bawah ini

 11.      Buat lingkaran di sisi belakang seperti pada gambar

 12.      Pilih tombol “Push/Pull” kembali, seperti pada gambar


13.      Buat tekstur seperti gambar: Paint Bucket – colour – colours_106
Hasil desain Pulpen


 14.      Copy Paste untuk desain Tipe-x
Select – drag gambar – tekan tombol Ctrl+C – Ctrl+V




 15.      Atur letak posisi, hingga tampilan seperti gambar diatas.
Untuk desain tipe-x ubah tekstur warna. Paint Bucket - pilih Translucen - Translucent_Glass_Tinted

 16.      Buat tekstur seperti gambar: Paint Bucket – colour – colours_H12

 17.      Desain tutup Pulpen dan Tipe-x
Buat lingkaran seperti pada gambar

 18.      Copy Paste

19.      Tekstur warna sesuaikan dengan warna pulpen dan tipe-x 
20. Membuat merk produk: Tools – 3D Text
 

21. Pilih jenis tulisan

22.      membuat tekstur warna tulisan: Paint Bucket – Metal – Metal_corrogated_shiny


B.     Membuat tempat pensil A.V.E.G.A

1.      Buka aplikasi Google SketchUp 8 – akan muncul tampilan seperti ini:

 2.      Klik tombol Start using SketchUp. Lalu akan tampil gambar seperti dibawah ini:

 3.      Buat lingkaran dengan menekan toolbar “Circle” shape.

 4.      Pilih fush/pull untuk membuat lingkaran tersebut tampak timbul.

 5.      Buatlah circle kecil untuk membuat kaki.

 6.      Pilih push/pull untuk membuat gambal timbul

 7.      Copy cicrle tersubut menjadi empat buah, dengan cara blok circle – ctrl+c – ctrl v

 8.      Letakkan dua pada bagian depan lingkaran yang besar, dan dua pada bagian belakang lingkaran yang besar.


 9.      Pilih offset untuk membuat lingkaran kedua.

 10.      Pilih push/pull untuk membuat lingkaran di bagian kedua dst, hingga bagian ke empat.
dan pada lingkaran paling atas, pilih push/pull dan buatlah lubang.

 11.      Pilih circle untuk membuat lingkaran kecil membentuk mata pada lingkaran paling bawah.

 12.      Pilih arc, kemudian pilih line untuk membuat garis membentuk mulut pada lingkaran paling bawah.

 13.      Pilih paint bucket untuk memberi warna, dan warnai sesuai keinginan Anda.

 14. Pilih file – Save. Untuk menyimpan hasil karya yang telah Anda buat

 15.      Pilih file – exit. Untuk mengakhiri dan keluar dari Google SketchUp 8.

Hasil akhir:

LOGIKA DAN ALGORITMA KOMPUTER (SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL)

PERTEMUAN KEDUA SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL  SMKN 1 CARIU Tahun Ajaran 2020/2021 "LOGIKA DAN ALGORITMA KOMPUTER...