Selasa, 28 Oktober 2014

Rumah Belajar Remora

Bocah-bocah di Remora tuh menyenangkan walaupun kadang pada cerewet.. :)
Tapi seru kok, anak-anak sama kakak-kakak pengajarnya dekat, bisa saling curhat..!!!





Jumat, 10 Oktober 2014

Bullying.. No..!!!

Bullying adalah penggunaan kekuasaan atau kekuatan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok, suatu perilaku mengancam, menindas dan membuat perasaan orang lain tidak nyaman. Seseorang yang bisa dikatakan menjadi korban apabila dia diperlakukan negatif (secara sengaja membuat luka atau ketidak nyamanan melalui kontak fisik, melalui perkataan atau dengan cara lain) dengan jangka waktu sekali atau berkali-kali bahkan sering atau menjadi sebuah pola oleh seseorang atau lebih.


Contoh perilaku bullying antara lain:

Kontak fisik langsung (meminta dengan paksa apa yang bukan miliknya, memukul, menampar, mendorong, menggigit, menarik rambut, menendang, mengunci seseorang dalam ruangan, mencubit, mencakar, juga termasuk memeras dan merusak barang-barang yang dimiliki orang lain, pelecehan seksual).

Kontak verbal langsung (mengancam, mempermalukan, merendahkan, mengganggu, memberi panggilan nama (name-calling), sarkasme, merendahkan (put-downs), mencela/mengejek, mengintimidasi, memaki, menyebarkan gosip).

Perilaku non-verbal langsung (melihat dengan sinis, menjulurkan lidah, menampilkan ekspresi muka yang merendahkan, mengejek, atau mengancam; biasanya diertai oleh bullying fisik atau verbal).

Perilaku non-verbal tidak langsung (mendiamkan seseorang, memanipulasi persahabatan sehingga menjadi retak, sengaja mengucilkan atau mengabaikan, mengirimkan surat kaleng).

Bullying tidak selalu berlangsung dengan cara berhadapan muka tapi dapat juga berlangsung di belakang teman. Pada siswa, mereka menikmati saat memanggil temannya dengan sebutan yang jelek, meminta uang atau makanan dengan paksa atau menakut-nakuti siswa yang lebih muda usianya. Sementara siswi melakukan tindakan memisahkan rekannya dari kelompok serta tindakan lainnya yang bertujuan menyisihkan individu lainnya dari grup, dan peristiwanya, sangat mungkin terjadi berulang.

Pelaku bullying mulai dari; teman, kakak kelas, adik kelas, guru, hingga preman yang ada di sekitar sekolah. Lokasi kejadiannya, mulai dari; ruang kelas, toilet, kantin, halaman, pintu gerbang, bahkan di luar pagar sekolah.


Dampak perilaku bullying.

Tidak semua korban akan menjadi pendukung bullying, namun yang paling memprihatinkan adalah korban-korban yang kesulitan untuk keluar dari lingkaran kekerasan ini. Mereka merasa tertekan dan trauma sehingga mempersepsikan dirinya selalu sebagai pihak yang lemah, yang tidak berdaya, padahal mereka juga asset bangsa yang pasti memiliki kelebihan-kelebihan lain.

Bagaimana anak bisa belajar kalau dia dalam keadaan tertekan? Bagaimana bisa berhasil kalau ada yang mengancam dan memukulnya setiap hari? Sehingga amat wajar jika dikatakan bahwa bullying sangat mengganggu proses belajar mengajar.

Bullying ternyata tidak hanya memberi dampak negatif pada korban, melainkan juga pada para pelaku. Bullying, dari berbagai penelitian, ternyata berhubungan dengan meningkatnya tingkat depresi, agresi, penurunan nilai akademik, dan tindakan bunuh diri. Bullying juga menurunkan skor tes kecerdasan dan kemampuan analisis para siswa. Para pelaku bullying berpotensi tumbuh sebagai pelaku kriminal, jika dibandingkan dengan anak-anak yang tidak melakukan bullying.

Bagi si korban biasanya akan merasakan banyak emosi negatif (marah, dendam, kesal, tertekan, takut, malu, sedih, tidak nyaman, terancam) namun tidak berdaya menghadapinya. Dalam jangka panjang emosi-emosi ini dapat berujung pada munculnya perasaan rendah diri bahwa dirinya tidak berharga.

Kesulitan menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial juga muncul pada para korban. Mereka ingin pindah ke sekolah lain atau keluar dari sekolah itu, dan kalaupun mereka masih berada di sekolah itu, mereka biasanya terganggu prestasi akademisnya atau sering sengaja tidak masuk sekolah.Yang paling ekstrim dari dampak psikologis ini adalah kemungkinan untuk timbulnya gangguan psikologis pada korban bullying, seperti rasa cemas berlebihan, selalu merasa takut, depresi, ingin bunuh diri,


Pencegahan dan penanggulangan perilaku bullying.

Semua orang bisa menjadi korban atau malah menjadi pelaku bullying. Diperlukan Kebijakan menyeluruh yang melibatkan seluruh komponen sekolah mulai dari guru, siswa, kepala sekolah sampai orang tua murid, yang tujuannya adalah untuk dapat menyadarkan seluruh komponen sekolah tadi tentang bahaya terselubung dari perilaku bullying ini.

Kebijakan tersebut dapat berupa program anti bullying di sekolah antara lain dengan cara menggiatkan pengawasan, pemahaman konsekuensi serta komunikasi yang bisa dilakukan efektif antara lain dengan Kampaye Stop Bullying di Lingkungan sekolah dengan sepanduk, slogan, stiker dan workshop bertemakan stop bulying. Kesemuanya ini dilakukan dengan tujuan paling tidak dapat meminimalisir atau bahkan meniadakan sama sekali perilaku bullying di sekolah.

Diharapkan dengan adanya kebijakan itu sekolah bukan lagi tempat yang menakutkan dan membuat trauma tapi justru menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi siswa, merangsang keinginan untuk belajar, bersosialisasi dan mengembangkan semua potensi siswa baik akademik, sosial ataupun emosinal. Sekolah dapat menjadi tempat yang paling aman bagi anak serta guru untuk belajar dan mengajar serta serta menjadikan anak didik yang mandiri, berilmu, berprestasi dan berakhlak mulia. Bukan malah sebaliknya mencetak siswa-siswa yang siap pakai menjadi tukang jagal dan preman.

Salah satu contoh videonya silahkan di klik disini Stop Bullying
Video ini merupakan tugas mata kuliah Perencanaan Kampanye Komunikasi...!!! 
Semoga Bermanfaat... :)

Minggu, 13 Juli 2014

MONEV PKM 2014

Pelaksanaan Monev PKM merupakan bagian tak terpisahkan dari Hibah PKM. Monev PKM dijalankan untuk mengetahui sejauhmana penerima Hibah PKM telah menjalankan kegiatan sesuai dengan yang telah direncanakan dan untuk mengetahui apakah kegiatan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu. Dalam hal ini, penerima hibah akan dimonitor dan sekaligus dievaluasi sampai sejauhmana capaian kegiatan yang sudah dilakukan.Monitoring dan evaluasi terhadap PKM juga merupakan bentuk akuntabilitas dari penerima hibah, baik yang terkait dengan aspek input, proses, maupun output kegiatan.
Monev PKM dilakukan oleh Tim yang ditunjuk Ditlitabmas. Untuk menjalankan kegiatan tersebut, Tim Monev PKM Ditlitabmas bekerjasama dengan perguruan tinggi yang ditunjuk. TIM Monev akan mengevaluasi capaian kelompok PKM dan memastikan PKM yang dijalankan dapat diselesaikan. Monev PKM dilakukan dengan cara penyampaian kinerja kegiatan dengan menunjukkan bukti-bukti terkait oleh kelompok PKM, untuk selanjutnya dilakukan diskusi atau klarifikasi hasil kegiatan. 
Hasil Monev PKM akan menjadi salah satu dasar untuk merekomendasi dan menetapkan Kelompok PKM yang akan diundang mengikuti PIMNAS. Seluruh kelompok PKM wajib menyusun Laporan Akhir, sedangkan yang diundang mengikuti PIMNAS memperoleh tambahan kewajiban lainnya yaitu menyusun artikel yang akan dimuat di dalam jurnal online PKM Ditlitabmas. Artikel PKM tersebut diunggah ke SIMLITABMAS secara online selambatlambatnyanya 1 (satu) minggu sebelum tanggal pelaksanaan PIMNAS bersamaan dengan pengunggahan Laporan akhir.


Ini Kelompok PKM  Gunadarma 2014



PKM ini sudah dilaksanakan sejak 2013, namun baru dilaksanakan MONEV pada 12 Juli 2014 di Universitas Indonesia. Presentasi pada saat Monev diberikan waktu 10 menit dan tanya jawab 10 menit. Sehingga sempat membuat kita gerogi... :)
Semangat buat yang lain.. Semoga kita Lolos ke PIMNAS 2014..

Minggu, 18 Mei 2014

Analisis Wacana Kritis (CDA)

Analisis Wacana Kritis

a.       Pengertian
Michael Stubbs dalam Slembrouck (Slembrouck, 2006)  menyatakan bahwa wacana memiliki karakteristik-karakteristik sebagai berikut, (a) memberi perhatian terhadap penggunaan bahasa (language use, bukan language system) yang lebih besar daripada kalimat atau ujaran, (b) memberi perhatian pada hubungan antara bahasa dengan masyarakat dan (c) memberi perhatian terhadap perangkat interaktif dialogis dari komunikasi sehari-hari. Slembrouck juga menekankan bahwa analisis terhadap wacana tidak memandang secara bias antara bahasa lisan atau tertulis, jadi keduanya dapat dijadikan objek pemeriksaan analisis wacana.
Crystal dan Cook dalam Nunan (Nunan, 1993) mendefinisikan wacana sebagai unit bahasa lebih besar daripada kalimat, sering berupa satuan yang runtut/koheren dan memiliki tujuan dan konteks tertentu, seperti ceramah agama, argumen, lelucon atau cerita. Nunan melihat unsur-unsur keruntutan dan koherensi sebagai hal yang penting untuk menilai sebuah wacana. Sementara Lubis (Lubis,1994) mendefinisikan wacana sebagai 'kumpulan pernyataan-pernyataan yang ditulis atau diucapkan atau dikomunikasikan dengan menggunakan tanda-tanda.
Berkembangnya studi wacana atau analisis wacana dalam ranah linguistik ini merupakan bentuk ketidakpuasan terhadap mazhab linguistik formal struktural yang cenderung lebih terpaku pada sistem kebahasaan terhadap unit mikro seperti imbuhan, kata, frasa, klausa dan kalimat, dan kurang peduli terhadap penggunan bahasa (language use). Padahal makna sering tidak bisa dipahami secara komprehensif dalam kata, klausa atau kalimat yang terpilah dari konteksnya. Makna sering harus dilihat dalam unit yang lebih besar dan luas seperti percakapan, dan harus mempertimbangkan konteks.
Istilah wacana yang digunakan dalam Critical Discourse Analysis (CDA) yang dikembangkan para ahli linguistik sosial seperti Norman Fairclough, Teun van Dijk, Ruth Wodak memiliki pemahaman yang berbeda dari pemahaman di atas. Dalam konteks ini wacana dimaknai sebagai pernyataan-pernyataan yang tidak hanya mencerminkan atau merepresentasikan melainkan juga menkonstruksi dan membentuk entitas dan relasi sosial.
Dalam studi ideologi dan relasi kekuasaan kita sering harus mempersoalkan wacana yang berkembang agar dapat memahami ideologi tersebut secara maksimal. Menurut Van Dijk (Dijk,2000) ideologi membawa pengaruh terhadap wacana, dan wacana berperan penting dalam pembentukan ideologi. Pemahaman terhadap ideologi dengan demikian harus disertai dengan pemahaman terhadap wacana seperti apa yang telah berperan dalam membangun ideologi tersebut.
Kata kritis (critical) dalam CDA membawa konsekuensi yang tidak ringan. Pengertian kritis di sini bukan untuk diartikan secara negatif sebagai menentang atau memperlihatkan keburukan-keburukan dari subjek yang diperiksa semata. Kata kritis menurut Wodak hendaknya dimaknai sebagai sikap tidak menggeneralisir persoalan melainkan memperlihatkan kompleksitasnya; menentang penciutan, penyempitan atau penyederhanaan, dogmatisme dan dikotomi. Kata kritis juga mengandung makna refleksi diri melalui proses, dan membuat struktur relasi kekuasaan dan ideologi yang pada mulanya tampak keruh, kabur dan tak jelas menjadi terang. Kritis juga bermakna skeptis dan terbuka pada pikiran-pikiran alternatif (Wodak, 2007).

b.      Metodologi
Analisis wacana merupakan teori atau metode analisis yang banyak menggunakan teknik interpretasi. Pada tingkat lanjut interpretasi yang dilakukan mengacu pada model dekonstruksi yang dikembangkan Derrida, yakni model pembacaan yang yang dilakukan guna menunjukkan apa yang terkubur atau tersembunyi di balik ujaran. Karena bersifat interpretatif maka reliabilitas dan validitas analisis sering dipertanyakan. Tetapi reliablilitas dan validitas ini bisa dipertanggungjawabkan melalui logika dan rasional dari argumen-argumen yang dihasilkan. Dengan kata lain validitas penelitian tergantung pada kualitas logika analisis serta kualitas retorik dari argumen yang digunakan peneliti dalam membahas data.
CDA juga bersifat eksplanatif atau menjelaskan bukan sekadar deskriptif, sehingga peneliti tidak boleh terjebak dalam analisis yang bersifat superficial atau kulitan. Antaki et al memerinci beberapa kelemahan metodologis CDA yang sering ditemukannya dalam laporan hasil penelitian atau tulisan dalam jurnal ilmiah. Di antara kelemahan-kelemahan metodologis tersebut adalah perancuan antara analisis wacana dengan peringkasan atau deskripsi wacana, minimnya penjelasan terhadap kutipan wawancara, dan keberpihakan dalam melakukan analisis.

c.       Tujuan
Melalui CDA peneliti dapat mengajak masyarakat untuk melemparkan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat ontologis dan epistemologis tentang hal-hal yang diproblematisasikan.
Agenda utama CDA adalah mengungkap bagaimana kekuasaan, dominasi dan ketidaksetaraan dipraktikkan, direproduksi atau dilawan oleh teks tertulis maupun perbincangan dalam konteks sosial dan politis. Dengan demikian CDA mengambil posisi non-konformis atau melawan arus dominasi dalam kerangka besar untuk melawan ketidakadilan sosial.
Fairclough dan Wodak (Fairclough & Wodak, 1997: 270)  mengidentifikasi karakteristik CDA sebagai berikut:
-          Memberi perhatian pada masalah-masalah sosial;
-          Percaya bahwa relasi kekuasaan bersifat diskursif, atau mengada dalam wacana;
-          Percaya bahwa wacana berperan dalam pembentukan masyarakat dan budaya;
-          Percaya bahwa wacana berperan dalam membangun ideologi;
-          Percaya bahwa wacana bersifat historis;
-          Memediasikan hubungan antara teks dan masyarakat siosial;
-          Bersifat interpretatif dan eksplanatif;
-          Percaya bahwa wacana merupakan suatu bentuk aksi sosial.


Melalui CDA, peneliti berusaha mengungkap motivasi dan politik yang berada di balik argumen-argumen yang membela atau menentang suatu metode, pengetahuan, nilai, atau ajaran tertentu. Melalui upaya-upaya itu CDA berkeinginan untuk membangun informasi dan kesadaran yang lebih baik akan kualitas atau keterbatasan dari masing-masing metode, pengetahuan, nilai, atau ajaran tersebut.

Rabu, 23 April 2014

Cara ROOT HP Galaxy Young GT-S5360 (GingerBread)


  1.  Unduh File Updatenya di Komputer kamu. Silahkan klik http://dl.dropbox.com/u/102765756/update.zip
  2. Kemudian Hubungkan HP kamu ke Komputer kamu.
  3. Copy file yang telah diunduh ke SDCard Hp kamu.
  4. Lalu lepaskan HP kamu dari komputer
  5. Matikan HP kamu
  6. Perhatikan langkah berikut ini: Tekan tombol Power + Home + Volume UP secara bersamaan
  7. Setelah itu akan masuk Recovery System seperti dibawah ini: 
  8. Pilihlah apply update from sd card dengan menggunakan tombol volume dan untuk memilih  tekan tombol Home
  9. Pilih file Update Zip dengan menggerakan tombol volume
  10. Tunggulah Android kamu  melakukan update file zip dan jika sudah pilih Reboot Now
  11. Tunggulah sampai hp anda hidup lagi dan cek apakah sudah ada icon Super User
  12. jika sudah muncul icon Super User berati kamu telah berhasil melakukan root pada Android kamu.

Apa sih ROOT Buat HP Android?

Apa sih Root itu???? Itu yang aku tanya sama mbah google dan dapat deh jawabannya. Ini dia jawabannya Root adalah suatu system account yang memiliki kekuasaan absolut untuk mengakses dan mengeksekusi semua file, command,  system, dalam sistem operasi berbasis linux (termasuk android). Intinya, root ini punya akses tanpa batas yang bisa mengubah, menghapus, menambah, bahkan merusak semua yang ada didalam sistem handphone kita.
Nge- root artinya nge-hack sistem handphone supaya kita (pemilik dan pengguna HP) punya akses ke account root tersebut, jadi kitalah yang punya kekuasaan penuh pada HP android yang kita punya. 

Fungsi root Android adalah untuk memberi hak penuh kepada pengguna Android untuk dapat masuk ke sistem Android. Dengan melakukan Root, pengguna dapat menambah, mengurangi maupun memodifikasi file- file atau data-data yang terletak pada sistem Android yang bila dalam keadaan standar (belum root) file-file tersebut tidak dapat di akses. Bila dianalogikan sistem operasi komputer Windows, fungsi root Android adalah memberikan hak administrator kepada pengguna. 

Kelebihan HP android yang telah diRoot: 
-   Akses tak terbatas terhadap system Android 
-  Memindahkan instalasi aplikasi ke memory external sehingga memory internal tidak mudah penuh 
- Bisa menghapus aplikasi- aplikasi bawaan vendor yang kurang penting sehingga bisa menghemat baterai dan mempercepat kinerja 
-   Dapat melakukan Backup aplikasi dan system sehingga ketika ingin melakukan install ulang atau reset pabrik kita tidak perlu mencari, mendownload lagi 
-   Bisa merubah tampilan melalui Instalasi custom ROM 
- Bisa menambah kemampuan procesor dengan melakukan Overclock processor sehingga kinerja Ponsel manjadi lebih cepat.

Kekurangan HP Android Yang Telah diRoot: 
-          Garansi HP hilanng :  Semua vendor ponsel mengatakan bahwa HP  android yang telah di root akan hilang masa garansinya, hal ini dikarenakan dengan kita telah me-root hp android kita, kita sudah mengotak-atik file system pada sebuah HP android sehingga vendor tidak mau bertanggung jawab apabila ada kerusakan HP android yang telah di root. 
Namun jangan khawatir, HP android yang sudah di root bisa kok dikembalikan dalam kondisi semula (unroot). Sehingga HP android masih memungkinkan untuk mendapatkan garansi kembali. 
-          Rentan terhadap Virus dan Malware: Untuk masalah ini sepertinya sobat juga harus tau, dan harus tetap waspada untuk tidak sembarangan menginstal program pada hp android sobat, dan jangan lupa untuk memasang antivirus yang dapat sobat instal dari google play seperti: avast, dll.

Nah dibanding kekurangan, lebih banyak kelebihannya kan ...
Silahkan Root Android kamu, aku sudah melakukannya dan itu berhasil..
Silahkan Lihat tulisanku selanjutnya untuk me root android..

Makasih J

Senin, 07 April 2014

Problem Laptop: "Consider Replacing Your Battery"

Baru kali ini laptopku terkena masalah, kayaknya ada yang janggal gitu. Eh pas dilihat ternyata pada baterai ada tanda silangnya dan peringatan "Consider Replacing Your Battery". Kejadiannya itu setelah aku hampir seharian menggunakan laptop dan connect internet tak henti-henti. Karena terburu-buru ingin mematikan laptop, langsung aja close semua aplikasi tanpa merefresh dulu padahal laptopnya habis dipakai seharian.


Walaupun pas ngecharge baterai tetap terisi, tapi  ga ada pemberitahuan sudah berapa persen terisi, sama kayak pas baterainya dilepas.. 




Untungnya ada Mbah Google yang membantu permasalahanku ini dan akhirnya dapat referensi di alamat url http://blog.fastncheap.com/cara-menangani-consider-replacing-your-battery-pada-windows-7/

Perlu diketahui bahwa notifikasi ini muncul ketika Windows 7 mendeteksi bahwa kapasitas baterai laptop Anda sudah kurang dari 40% kapasitas seharusnya, dan karenanya sudah selayaknya diganti. Namun demikian, sudah banyak laporan dari pengguna Windows 7 di berbagai pelosok dunia yang menyatakan bahwa kadangkala Windows 7 salah dalam mendeteksi kapasitas baterai laptop. Bahkan pernah ada seorang pengguna yang sudah mengganti baterai laptopnya dengan yang baru namun masih tetap mendapatkan notifikasi ini.

Apabila Anda mengalami masalah “consider replacing your battery” seperti di atas, Anda tidak perlu panik ataupun buru-buru merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli baterai laptop baru. Ada suatu cara sederhana untuk menghilangkan notifikasi yang mengganggu tersebut. Berikut langkah-langkahnya:
  • Charge baterai anda sampai full (99% – 100%), setelah itu matikan laptop Anda. Sampai tahap ini jangan dulu cabut charger-nya.
  • Hidupkan laptop Anda lalu tekan F8 berulang-ulang sampai muncul menu Advanced Boot Options. Pilih Safe Mode.

  • Setelah sudah masuk ke dalam Windows Safe Mode, barulah cabut charger baterai laptop Anda.
  • Biarkan saja laptop menyala sampai mati sendiri karena baterainya benar-benar habis. Sangat disarankan untuk tidak mengoperasikan laptop Anda selama proses ini. Biarkan saja sampai laptop mati sendiri.
  • Setelah mati, pasang kembali charger laptop Anda, lalu nyalakan kembali laptop Anda dengan normal. Hasilnya…semua kembali normal! Notifikasi “consider replacing your battery” dan tanda silang merah di icon baterai tidak muncul lagi.


Oke... Selamat Mencoba teman-teman yang senasib denganku..!!!! :)

Rabu, 12 Maret 2014

Suka Dukaku

Merasakan Bekerja di Pizza Hut Margo City

Ketika bekerja dihari pertama, aku merasa ketakutan, takut salah, takut dimarahi baik oleh senior maupun manager. Tetapi setelah itu terlewati akhirnya aku mulai merasakan kenyamanan dengan semua pekerja, setiap aku baru datang ke tempat kerja, aku selalu disapa, diberi senyuman yang tulus, dan kita selalu bercanda bersama sekalipun aku hanya jadi pendengar setia mereka. Apalagi ketika waktu istirahat tiba, kita semua selalu berbagi makanan bersama sampai perut mulai ga kuat menampung makanan yang dibawa. Maklumlah kita semua penikmat makanan segala yang enak-enak. Hampir setiap hari bekerja kita selalu mencicipi menu makanan dan minuman yang ada, baik itu pizza, pasta, nasi dan minuman yang membuatku selalu kehausan karena enaknya.

Ketika bekerjapun kita selalu saling mendukung dan saling membantu, maklumlah kita bekerja dibidang jasa, jadi harus selalu memberikan pelayanan yang baik untuk tamu. Kalo ga, tu tamu bisa ngomel-ngomel. Seperti yang pernah aku alami, gara-gara aku ga bisa mengabulkan permintaan untuk memoto mereka yang begitu banyak, aku di omel-omelin, gara-gara katanya aku jutek. “Kamu tuh jadi pegawai jangan jutek-jutek, awas ya kalau kamu kayak gitu lagi” ujar konsumen sambil menunjuk jari. Dalam hati aku hanya berkata “Emang aku tukang foto apa, dengan kerjaanku sesibuk ini, seenaknya nyuruh2”. Tapi untunglah teman-temanku selalu membela aku dan berbagi pengalaman mereka juga yang sering dimarahi tamu yang ga menghargai pekerjaan kita, bahkan managerku pun malah heran kok bisa tamu marah-marah kepadaku dengan tampang yang polos dan kalem, ga ada jutek sedikitpun. Hahahhahah ... Maklumlah wajahku emang terlihat kalem...

Setelah itu ketika kita mau pulang kerja, kita selalu bekerja sama, membantu satu sama lain yang pekerjaannya belum kelar agar kita semua pulang dengan waktu yang sama. Karena solidaritas itulah aku selalu merasa nyaman, tak pernah sekalipun aku tersinggung ketika aku bekerja lama gara-gara jalanku lelet.. hehhehe..

Tetapi pada Jumat, 07 Maret 2014 aku mengundurkan diri dari pekerjaanku ini. Aku mulai merasa kesulitan membagi waktu antara kuliah dan kerja. Walaupun aku hanya bekerja dihari libur saja, tetapi di semester 6 ini tugasku semakin banyak dan penyusunan PI pun dimulai. Jadi aku harus fokus dengan kuliahku ini. Kebetulan orang tuapun mendukung apa yang aku lakukan.

Dan kemarin Selasa, 11 Maret 2014 sekalian ambil gaji aku berpamitan pada semua pekerja yang ada disana. Sumpah aku malah dibuat nangis oleh mereka, maklumlah aku udah sayang banget sama mereka karena kebaikan mereka dan pelajaran hidup yang mereka selalu ajarkan kepadaku....

I Love You Crew Pizza Hut Margo City. Udah satu tahun kita bersama.. :’(

Memory with them:







Sabtu, 08 Maret 2014

Satu Dasawarsa Kepemimpinan SBY dalam Pembangunan Infrastruktur

Satu Dasawarsa Kepemimpinan SBY dalam Pembangunan Infrastruktur

Siapa tak kenal SBY? Presiden Indonesia yang arif, santun, dan konsen dalam menyejahterakan masyarakat selama sepuluh tahun ini telah memimpin Indonesia dengan membanggakan di setiap bidang. Salah satunya dalam bidang pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas Pemerintahan Presiden SBY. Pembangunan infrastruktur menjadi bagian yang sangat penting dalam menggerakan ekonomi nasional. Bayangkan saja jika infrastruktur tidak memadai, maka yang akan terjadi adalah perekonomian terhambat dan kesejahteraan masyarakat pun semakin menurun.

Pembangunan infrastruktur telah membuat Indonesia bangga di mata dunia, Indonesia menjadi negara kedua di dunia setelah Tiongkok dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi dibandingkan negara lainnya. Hal itu membuktikan bahwa era pemerintahan SBY telah berhasil meningkatkan perekonomian nasional.

Pembangunan infrastruktur melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) setiap tahunnya terus meningkat sejalan dengan alokasi anggaran dana. Hasil pembangunan infrastruktur pada periode 2004 – 2013 terbagi menjadi tiga bagian besar yakni infrastruktur dasar meliputi jalan dan jembatan, kedua infrastruktur dalam rangka ketahanan pangan dan penyediaan air baku dan ketiga infrastruktur pemukiman meliputi penyediaan air minum serta sanitasi berbasis masyarakat.

Infrastruktur dasar yang meliputi jalan dan jembatan merupakan bagian yang sangat penting dalam meningkatkan perekonomian nasional karena akses transportasi akan semakin mudah dan cepat. Selama pemerintahan SBY pada 2004 - 2013, telah dibangun jalan nasional dan strategis nasional yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia sepanjang 15.519 km dengan perincian jalan nasional sepanjang 3.942 km dan jalan strategis nasional sepanjang 11.577 km. Pembangunan jalan tol dilakukan di beberapa wilayah Indonesia salah satunya adalah Bali dengan nama Tol Bali Mandara. Jalan tol yang telah diselesaikan sampai 2013 sepanjang 189 km dan yang sedang dalam pengerjaan 258 km dan ditargetkan akhir tahun 2014 akan bertambah sepanjang 329 km. Pembangunan jembatan pun dilakukan dibeberapa wilayah salah satunya Surabaya dan Madura dengan nama Jembatan Suramadu. Jembatan yang telah dibangun hingga 2013 mencapai panjang 166.562 m.

Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan ketersediaan air baku, pada 2004 – 2013 telah dibangun 20 waduk yang terdiri dari 13 waduk yang sudah selesai dan 7 waduk yang sedang dalam pembangunan, 412 embung dan jaringan irigasi seluas 1,39 juta hektar. Selain itu, pemerintah juga membangun infrastruktur untuk menanggulangi banjir dengan membangun kanal banjir sepanjang 32,9 km, meliputi pembangunan Kanal Banjir Timur Jakarta (23,6 Km) yang selesai tahun 2011 bermanfaat untuk mengurangi genangan dan melindungi 13 kawasan pemukiman, kawasan industri dan perdagangan. Serta pembangunan Kanal Banjir Semarang (9,3 Km) yang selesai tahun 2012 bermanfaat untuk melindungi area seluas 200 Ha yang sering terkena banjir.

Di bidang pemukiman, pemerintah telah membangun Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) di 10.066 desa dan Sanimas (Sanitasi Berbasis Masyarakat) di 2.305 kelurahan. Program Pamsimas dan Sanimas merupakan upaya pemerintah dalam pemenuhan target MDG’s tahun 2015. Kedua program ini telah berhasil meningkatkan akses/cakupan pelayanan air minum terhadap penduduk nasional yang pada akhir tahun 2000 hanya 37,73% menjadi 58,05% pada tahun 2013. Selain itu, akses/cakupan pelayanan sanitasi juga meningkat dari 34,30% pada akhir tahun 2000 menjadi 58,60% pada tahun 2013.

Rabu, 19 Februari 2014

Danbo Dengan Kata-kata

Danbo adalah kependekan dari Danboard, dibuat dari kertas karton board atau kardus. Boneka ini adalah kreasi dari Azuma Kiyohiko seorang komikus serial manga Yotsuba. Karakter Danbo pertama kali muncul di serial manga Yotsubato! pada volume 5 chapter 28 dengan judul Yotsuba & Danbo. Di chapter itu diceritakan bahwa nama Danbo berasal dari Danbooru, nama perusahaan dan produk pengepakan di Jepang. Danbo memiliki ukuran mini 7 cm dan 13 cm.

Perusahaan yang membuatnya menggunakan teknologi tinggi di setiap persendian boneka ini  sehingga membuatnya mampu bergerak luwes. Ekspresi dari si kardus imut ini menjadi daya tarik  utama. Danbo sendiri di jepang dijual dengan harga mulai dari 5000 yen atau sekitar Rp.500.000,00 per bijinya. Dalam serial manganya danbo mungil ini dapat bergerak ketika ada  koin yang dimasukan ke  dalam tubuhnya.(Sumber: http://funkygiraffe20.wordpress.com/cartoon/sejarah-danbo/ , diakses 19 Feb 2014).

Danbo memiliki banyak karakter mulai dari yang lucu, sedih, senang, dll. Banyak banget koleksi foto danbo yang aku kumpulkan. Kemudian aku edit dengan menambahkan kata di dalam foto tersebut, sehingga menambah makna dalam foto tersebut, khususnya bagi orang-orang yang sedang galau dan bingung mengekspresikan cintanya.

Berikut Koleksi Kata Danbo yang aku buat:

1. Danbo - Cemburu


2. Danbo - Hanya untukmu


3. Danbo - Rindu


4. Danbo-jangan menyerah



5. danbo-forever



6. Danbo-melangkah


7. Danbo - Married



8. Danbo-Sunyi



9. Danbo-terang



10. Danbo-Maaf



Minggu, 09 Februari 2014

KULIAH SAMBIL BEKERJA

Disaat kita mulai kuliah pasti kita pernah merasa "udah gede tapi masih nyusahin orang tua".. itu adalah hal yang saat itu aku rasakan. Aku pun berpikir gimana nih caranya biar dapat uang tanpa harus meminta kepada orang tua tapi sedang kuliah. Akhirnya aku dan temen-temenku yang kebetulan sepemikiran denganku akhirnya mencari kerja part time, mulai dari toko-toko sampai ke mall-mall yang ada di sekitar Depok.
Pada tahun pertama kita ga pernah ada panggilan kerja. akhirnya kita memutuskan kembali untuk mencari kerja dengan menaruh lamaran ke tempat-tempat yang memang membutuhkan mahasiswa sebagai pekerjanya,

Yang pertama adalah tempat bimbel. Walaupun ga terlalu Genius tapi alhamdulillah bisa menguasai materi-materi anak sekolahan, asal bisa menyampaikan dengan baik kepada murid-muridnya, insyaallah mereka akan mengerti apa yang disampaikan. Alhamdulillah anak-anak senang padaku, bahkan sebagian murid memfavoritkanku dan untuk gajinya, lumayan bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari di kostan. Kita juga dapat pengalaman bagaimana caranya menghadapi anak-anak yang bandel, berisik, dan susah diatur..




Selanjutnya Aku  mencoba mencari pekerjaan part time ke dua, untuk Sabtu dan Minggu, ma hari-hari libur yaitu ke tempat makan. Salah satunya adalah Pizza Hut Margo City, alhamdulillah keterima dengan test terlebih dahulu. Walaupun jadwal masuknya jarang-jarang karena menyesuaikan jadwal kuliahku tapi gajinya lumayan buat nambah-nambah gaji ngajarku.



Pekerjaan ketiga adalah ikutaan lomba-lomba dan ikutan penelitian-penelitian antar Perguruan Tinggi. Lumayan kalau menang bisa dapat hadiah dan juga menambah prestasi kita.. Alhamdulillah aku dan kelompokku bisa lolos PKM-Penelitian.



So... banyak pekerjaan yang dapat digeluti oleh Mahasiswa. Jangan takut untuk berusaha.!!!!

Rabu, 29 Januari 2014

Target Pertama


Ketika mendengar pengumuman PKM lolos, rasanya bahagia banget, ga nyangka juga bisa lolos...
Itu merupakan salah satu pencapaianku di tahun 2014..
Aku bersama temanku Sifa Fauziah, Sitty Nuranna, Chumaira, mencoba untuk mengajukan proposal PKM penelitian dan mulai mengerjakan proposal dengan waktu yang sangat mendesak yaitu sejak tanggal 23 Oktober 2013 sampai di revisi sama pihak Universitas pada 26 Oktober 2013, Selanjutnya kami mengumpulkan Proposal dan mengupload ke Dikti Pada 29 Oktober 2013....
Banyak perjuangan dalam menyusun proposal ini, mulai dari meminta tanda tangan dari dosen pembimbing, pimpinan kemahasiswaan, sampai hujan-hujanan, izin kuliah... 
Tapi semua itu terbayar sudah... Pada 29 Januari 2014, kelompokku akhirnya lolos PKM Penelitian...!!!!

Terima kasih Sifa Fauziah, Sitty Nuranna yang udah bantu wujudin keinginanku buat ikutan PKM...

Rabu, 08 Januari 2014

IKLAN



1.        Definisi Iklan
Periklanan merupakan alat utama yang digunakan oleh perusahaan atau produsen untuk mengarahkan komunikasi yang meyakinkan kepada sasaran pembeli dan publik. Periklanan adalah komunikasi yang tidak dilakukan secara langsung antar individu dengan sejumlah biaya dengan berbagai media yang dilakukan oleh perusahaan, lembaga yang tidak mencari keuntungan, serta individu-individu (Setiyowati, 2008).
Iklan dapat berupa lisan ataupun visual yang ditujukan kepada individu atau masyarakat. Isinya dapat berupa pemberitahuan mengenai suatu produk, jasa ataupun ide-ide (Setiyowati, 2008).
Kehadiran iklan tidak hanya diperlukan oleh perusahaan semata-mata, tetapi juga oleh masyarakat luas. Artinya dengan adanya iklan maka masyarakat jadi tahu akan kelebihan dan keuntungan yang akan diperoleh daripada barang atau jasa yang dianjurkan tersebut. Kemudian dengan adanya iklan pula, masyarakat jadi mudah mencari dimana tempat untuk mendapatkan barang atau jasa, sesuai dengan yang diinginkannya.
Mengenai pengertian iklan sendiri, banyak para ahli yang telah menyumbangkan pemikiran, seperti C.H. Sandage dalam bukunya Advertising Theori and practice yang mengatakan, bahwa iklan adalah : “The dissemination of information, concerningidea, service or product to compel action in accordance with the intent of the advertiser, (Iklan adalah penyebaran informasi berupa ide, pelayanan atau produk untuk menimbulkan kegiatan sesuai dengan yang diinginkan oleh si pemasang iklan )“ (Danan Djaja, 1985:110). Disini jelas dikatakan, bahwa iklan merupakan penyebar informasi yang tidak hanya sekedar untuk memberitahukan sesuatu, tetapi juga sekaligus untuk menimbulkan kegiatan dari masyarakat sesuai dengan yang dianjurkan. Kemudian William Spriegel memberikan pedoman tentang pengertian iklan, seperti berikut: “kegiatan periklanan mengandung unsur penyewaan ruangan atau waktu dalam suatu media massa demi penggunaannya, serta penyajian yang non-pribadi (artinya bukan oleh seseorang secara berhadapan)”. (Phil Astrid S. Susanto, 1997:200).
Dari pendapat William Spriegel ini menunjukkan bahwa penyajian suatu iklan tidak dilakukan secara berhadapan langsung antara penjual dengan pembeli tetapi melalui suatu media. Oleh karena itu, periklanan mungkin lebih lama memberikan reaksi positif, akan tetapi mencari jaminan dalam jangka panjang.
Dari penjelasan-penjelasan tersebut di atas, maka dapatlah disimpulkan bahwa pengertian iklan adalah :
a.       Tindakan atau usaha memperkenalkan hasil produksi melalui gambar, kata-kata slogan atau simbol dari pada hasil produk tersebut melalui komunikasi langsung yang ditujukan kepada khalayak ramai agar dibeli dan menimbulkan minat masyarakat untuk membeli dan memilikinya.
b.      Usaha peningkatan penjualan hasil produk melalui media komunikasi massa supaya dikenal secara cepat dan tersebar di pasar.
c.       Sarana informasi bagi masyarakat dalam menentukan dan menumbuhkan minat, sikap serta tindakan.
d.      Salah satu sarana penghidupan bagi media massa dan surat kabar pada khususnya.

2.        Perkembangan Iklan
Periklanan dalam arti modern, merupakan usaha untuk memberi informasi tentang suatu produk atau jasa kepada khalayak dan merupakan suatu gejala masyarakat yang maju. Gejala ini boleh dikatakan khas, mengingat bahwa barang atau jasa tidak dijual bersamaan dengan pemberian informasi, serta pemberian informasi terjadi pada umumnya melalui media massa. Karena itu syarat utama bagi apa yang kini disebut periklanan ialah adanya media, terutama media massa.
Walaupun surat kabar yang dikenal sebagai surat kabar pertama seperti Nathaniel Butter’s Weekly News sudah dikenal dalam tahun 1622 di Inggris, namun ternyata bahwa surat kabar itu belum memuat iklan. Yang dikenal di Inggris sebagai pembawa iklan yang pertama, ialah Mercurius Eritannius.
Di Inggris kemudian dikenal suatu surat kabar yang mengkhususkan diri dalam periklanan pada tahun 1682, yaitu “A collection for the Improvement of Husbandry and Trade”, sehingga terbitan bukan saja membawa berita jual-jual produk pertanian dan perdagangan pada umumnya, tetapi juga sudah membawa iklan tentang “lowongan kerja” dan “mencari pekerjaan”, seperti juga “berita benda yang hilang” dan “berita ditemukan”. Surat kabar yang diterbitkan oleh Jhon Houghton ini, akhirnya juga memuat berita pernikahan dan pencaharian jodoh, juga seperti ulasan buku serta berita dimana dapat membelinya. Dalam abad ke-18 dan ke-19 di dalam dunia persurat kabaran Inggris terjadi satu kemunduran di bidang kegiatan periklanan, karena surat kabar memperoleh status yang lebih tinggi, sehingga Henry Colburn penerbit dari surat kabar berbobot elit Anhenaum and Frazer’s menghindari iklan berbau “picisan”. Akibat daripadanya ialah bahwa dalam periode ini iklan mini (classifiedads) berkembang, yang akhirnya dapat menghasilkan 9.000 poundstarling.
Lambat laun pasaran massa sebagaimana dikenal sekarang, makin berkembang terutama dalam abad ke-19 dengan menggunakan berbagai tricks seperti penggunaan lagu-lagu populer atau pepatah yang mudah mengingatkan seseorang akan suatu produk tertentu, menggunakan pengulangan serta pendekatan tehnik erudisi dengan menggunakan tehnik pseudo ilmiah demi “peningkatan status sosial“ kepada pemakai satu produk. Namun tidak semua pedagang kaya menganggap bahwa surat kabar sebagai satu-satunya media yang dapat menghubungkan dirinya (produk atau jasanya) dengan khalayak sasaran, sehingga mulai penggunaan tehnik penggunaan papan tempel (billboards) serta penggunaan iklan pada kendaraan – kendaraan yang membawa produknya, sehingga pemerintah kotamadya London dalam tahun 1839 sudah mengeluarkan apa yang dikenal sebagai metropolitan Police Act, 1839 yaitu yang mewajibkan izin penempelan poster atau pemasangan papan tempel di tempat-tempat umum, di samping izin rekomendasi dari polisi setempat. Dalam suasana ini kegiatan periklanan memperoleh citra negatif dan terutama dikenal sebagai “ kasar dan tidak benar “, sehingga perusahaan-perusahaan besar akhirnya kembali dengan hanya mencantumkan pada papan tempel sekedar nama perusahaan dan produknya untuk mengingatkan khalayak. (Phil Astrid S. Susanto, 1997:188).
Langkah kemajuan berikut dalam periklanan terutama melalui pers dilakukan oleh Thomas J. Bart dari Pears Soap Co, yang untuk pertama kalinya menggunakan artis-artis yang terkenal sebagai pembawa iklannya. Demikian pula kemajuan dalam bidang Lithography yang diperkenalkan dari Perancis, akhirnya mengakibatkan penggunaan pengaruh artis-artis untuk iklan. Dalam abad ke-19 terutama cara pencetakan iklan dalam cara Toulouse Lautrec dari Moulin Rouge sangat menonjol dan hingga kini kadang-kadang masih dipakai.
Namun baru sejak akhir abad ke- 19 yaitu dalam tahun 1880 Lord Northcliffe sendiri, yang mengubah citra dari iklan karena mengaitkannya dengan eksistensi surat kabar. Sejak itu pendapat, bahwa suatu surat kabar hanya dapat bertahan dalam eksistensinya apabilala 50% dari kertas yang dipergunakan ditunjang oleh iklan, menjadi populer. Sehingga lahirlah apa yang dikenal sebagai Display Advertisements atau iklan berukuran besar dalam surat kabar. Hal ini dimungkinkan karena pada akhir abad ke-19 sistem distributor untuk penjualan produk makin berkembang, yaitu berkembangnya sistem penjual eceran.

3.        Jenis-jenis Iklan
Jika seseorang berhadapan dengan surat kabar, majalah, radio dan televisi, seketika melihat adanya pesan yang menawarkan mengenai keunikan suatu barang
atau melayani suatu jasa, maka kita mengatakan itu iklan. Iklan juga ada di papan-papan reklame di perempatan ramai dengan lampu berwarna-warni, ditempelkan di dinding bis-bis kota, atau dibagikan pedagang asongan waktu menunggu lampu hijau dalam kendaraan untuk bergerak maju.
Iklan terdiri atas dua jenis : pertama iklan standar, dan kedua iklan layanan masyarakat. Jika kemudian terdapat jenis-jenis yang lain, maka itu merupakan perluasan dari kehadiran kedua jenis iklan tersebut, demikian dinyatakan oleh Bitter dalam bukunya Mass Communication, an introduction. (Alo Liliweri, 1992: 31).
Iklan standar, adalah iklan yang ditata secara khusus untuk keperluan memperkenalkan barang, jasa pelayanan untuk konsumen melalui sebuah media massa. Tujuan iklan standar, adalah merangsang motif serta minat para pembeli atau para pemakai. Karena akibat iklan telah merangsang pembeli melalui daya tariknya yang besar, maka iklan menggugah minat, perasaan konsumen dan mengambil sikap terhadap barang atau jasa yang ditawarkan tersebut. Sebagian besar iklan standar pesan-pesannya ditata secara profesional oleh lembaga periklanan. Kehadiran lembaga seperti ini, sangat dibutuhkan oleh para pemasang iklan yaitu mereka yang mempunyai barang, jasa, ide serta gagasan yang ingin ditawarkannya itu.
Pesan-pesan iklan ini disusun secara mantap baik dalam kata, kalimat, memilih gambar dan warna, tempat pemasangan atau media yang cocok, menjangkau jenis khalayak sasaran tertentu, menyebarkannya pada waktu yang pas yang seluruhnya berada dalam penanganan orang-orang profesional.
Jenis iklan layanan masyarakat adalah iklan yang bersifat nonprofit, jadi iklan ini tidak mencari keuntungan akibat pemasangannya kepada khalayak. Hal ini berbeda dengan iklan standar, yang mengharapkan dari pemasangan iklannya menggaet keuntungan atas penjualan barang produksinya. Umumnya iklan layanan masyarakat, bertujuan memberikan informasi dalam rangka pelayanan dengan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi, bersikap positif terhadap pesan yang disampaikan.
Dan iklan layanan masyarakat tidak terlalu terikat pada penetapan yang ketat, perancangan pesan yang rumit, pemilihan media yang sesuai, sampai pada penentuan khalayak sasaran serta pemilihan tempat dan juga waktu yang benar-benar pas.
Untuk selanjutnya iklan secara umum dapat dibagi atas :
a. Iklan Tanggung Jawab Sosial
Adalah iklan yang bertujuan untuk menyebarkan pesan – pesan yang bersifat informatif, penerangan, dan pendidikan agar membentuk sikap warga masyarakat sehingga mereka bertanggung jawab terhadap masalah sosial juga kemasyarakatan tertentu. Tanggung-jawab ini merupakan bagian dari kewajiban masyarakat secara moral maupun material yang ditunjukkannya dalam aktivitas sosial.
b. Iklan Bantahan
Iklan ini diajukan melalui media massa untuk membantah dan memperbaiki citra suatu produk, yang namanya sudah tercemar di kalangan masyarakat akibat suatu informasi yang tidak benar. Perusahaan yang memproduksi produk itu dapat mengajukan iklan melalui kuasa hukum/pengacara untuk membantah ketidak benaran informasi tersebut.
c. Iklan Pembelaan
Iklan ini mirip sebenarnya dengan iklan bantahan, namun iklan pembelaan merupakan iklan yang diajukan untuk membela keberadaan suatu barang, jasa, ide atau gagasan tertentu dari pengajuan atau klaim dari pihak yang lain terhadap suatu produk tertentu, terutama sekali pembelaan ini terhadap hak paten.
d. Iklan Perbaikan
Iklan perbaikan adalah iklan yang memperbaiki pesan-pesan tentang suatu produk tertentu yang terlanjur salah dan disebarluaskan melalui media massa. Jenis iklan seperti ini terlihat misalnya dalam iklan untuk memperbaiki isi iklan yang sama tentang suatu produk pada edisi terbitnya suatu media beberapa waktu sebelumnya.
e. Iklan Keluarga
Iklan keluarga adalah iklan yang pesan-pesannya merupakan pemberitahuan tentang terjadinya suatu peristiwa kekeluargaan kepada keluarga/khalayak lainnya. Sebagai contoh, iklan perkawinan, iklan ucapan selamat hari raya, iklan ucapan selamat sukses, iklan kematian atau turut berduka cita dan sebagainya.

Sementara itu Bovee membuat pembagian iklan yang lebih spesifik, yaitu:
a. Iklan berdasarkan khalayak sasaran psikografis.
Berdasarkan khalayak sasarannya, iklan dapat dibagi atas iklan untuk konsumen dan iklan untuk bisnis.
b. Iklan berdasarkan khalayak sasaran geografis.
Jenis iklan ini diarahkan untuk menjangkau khalayak dalam suatu wilayah tertentu. Berdasarkan itu, iklan dibagi atas iklan internasional, iklan nasional, iklan regional dan iklan lokal.
c. Iklan berdasarkan penggunaan media.
Penyebarluasan iklan harus melalui media yang dipilih secara khas sesuai dengan keputusan pengiklannya. Pilihan terhadap media yang digunakan sebagai penyebar iklan dapat dilakukan melalui media cetak dan media elektronik.
d. Iklan berdasarkan fungsi dan tujuan.
Setiap iklan mempunyai fungsi tertentu serta mempunyai tujuan tertentu pula. Jenis iklan ini terbagi atas iklan tentang produk-produk, iklan komersial bukan komersial, serta iklan berdampak langsung bukan langsung.

4.        Macam-macam iklan
a.   IKLAN TAKTIS
Iklan yang memberikan penawaran spesial seperti discount serta bersifat jangka pendek yang membuat para pembeli akan segera membeli produk tersebut.

 b.  IKLAN LAYANAN MASYARAKAT
Iklan Layanan Masyarakat atau Public Service Advertising merupakan iklan yang mengajak masyarakat untuk melakukan suatu tindakan untuk merubah perilaku  menjadi lebih baik.

c.  IKLAN COMMERCIAL
Iklan comercial merupakan iklan untuk mempromosikan suatu produk ataupun jasa agar orang yang melihat tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan.



5.      Fungsi dan Tujuan Iklan
Menurut Alo Liliweri (1998) yang dikutip dari beberapa sumber seperti Wright (1978), S.W. Dunn (1978) dan Bover (1976) dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Fungsi Pemasaran
Adalah fungsi untuk menjual informasi tentang barang, jasa maupun gagasan melalui media sebagai upaya:
¨        Mengidentifikasi produk dan menjelaskan perbedaannya dengan produk lain.
¨        Menganjurkan penggunaan produk baru secara bertahap.
¨        Menunjang penyebaran untuk peningkatan penggunaan produk.
¨        Membangun rasa cinta dan dekat pada produk untuk mengikat konsumen dalam jangka waktu yang lama.
b. Fungsi Komunikasi
Adalah upaya penerangan dan informasi tentang produk, memberi pesan yang berbau pendidikan, menciptakan pesan yang bersifat menghibur dan mempengaruhi khalayak untuk dekat dan selalu membeli dan memakai produk secara bertahap.
c. Fungsi Pendidikan.
Melalui iklan orang dapat belajar sesuatu dari yang dibacanya, ditonton maupun didengar. Khalayak dapat mengkonsumsi produk yang sesuai untuk merek dan merek dapat memperbaiki gaya hidup menjadi lebih baik.
d. Fungsi Ekonomi.
Keuntungan ekonomis yang diperoleh khalayak melalui iklan adalah mereka lebih mudah mengakses produk yang dibutuhkan yang bisa menjadi khalayak efisien dari segi biaya.
e. Fungsi Sosial.
Dalam fungsi sosial iklan membantu menggerakkan perilaku khalayak untuk lebih baik.

Tujuan Iklan
Dengan adanya promosi periklanan, maka diharapkan akan terjadi perdagangan. Dengan adanya iklan ini jugalah penjualan dan pembelian suatu produk akan meningkat.
Menurut Setiyowati (2008), tujuan dari periklanan adalah:
1. Mendukung program personal selling dan kegiatan promosi lain
2. Mencapai orang-orang yang tidak dapat dicapai oleh tenaga penjualan ataupun salesman dalam jangka waktu tertentu
3. Mengadakan hubungan dengan para penyalur, misal dengan mencantumkan nama dan alamatnya
4. Memasuki daerah pemasaran baru atau menarik pelanggan baru
5. Memperkenalkan produk baru
6. Menambah penjualan industri
7. Mencegah timbulnya barang-barang tiruan
8. Memperbaiki reputasi perusahaan dengan memberikan pelayanan umum melalui periklanan.

Pada umumnya periklanan menpunyai tiga tujuan utama (3R) yaitu :
a) Retain : mempertahankan pelanggan ‘loyal’, mengimbau pelanggan yang ada
untuk meningkatkan pembelian mereka.
b) Retrieve : menarik kembali pelanggan yang ‘hilang’, memperlambat arus
pelanggan yang sekarang menjauh dari merek yang disenangi.
c) Recruit : merekrut pelanggan ‘baru’, meningkatkan arus pelanggan kearah produk yang diiklankan, mangganti pelanggan yang pindah ke pesaing, serta secara umum memperluas pasar secara keseluruhan (Jackson dan Musselman 200:69 dalam ibid).

6.        Sasaran Iklan
Dalam mempublikasikan suatu produk, selain mempertimbangkan sasaran, perlu dipertimbangkan pihak-pihak yang berhubungan dengan iklan dan sasarannya.
Menurut Setiyowati (2008), iklan sebaiknya disusun dengan memperhatikan beberapa hal yaitu:
1. Para pembeli dan pemakai di waktu sekarang
2. Mereka yang memilki potensi sebagai pembeli
3. Mereka yang memilki kekuasaan memutuskan membeli
4. Mereka yang menjadi pembeli atau pemakai diwaktu yang akan datang
5. Mereka yang dapat dipengaruhi orang lain untuk membeli atau memakai barang yang diiklankan
6. Pasar pedagang
7. Pasar pesaing.

7.        Etika dalam Periklanan
Untuk membuat konsumen tertarik, iklan harus dibuat menarik bahkan kadang dramatis. Tapi iklan tidak diterima oleh target tertentu (langsung). Iklan dikomunikasikan kepada khalayak luas (melalui media massa komunikasi iklan akan diterima oleh semua orang: semua usia, golongan, suku, dsb). Sehingga iklan harus memiliki etika, baik moral maupun bisnis.
Etika?
Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (KBBI)
Ciri-ciri iklan yang baik
  • Etis: berkaitan dengan kepantasan.
  • Estetis: berkaitan dengan kelayakan (target market, target audiennya, kapan harus ditayangkan?).
  • Artistik: bernilai seni sehingga mengundang daya tarik khalayak.
Contoh Penerapan Etika
  • Iklan rokok: Tidak menampakkan secara eksplisit orang merokok.
  • Iklan pembalut wanita: Tidak memperlihatkan secara realistis dengan memperlihatkan daerah kepribadian wanita tersebut
  • Iklan sabun mandi: Tidak dengan memperlihatkan orang mandi secara utuh.
ETIKA SECARA UMUM
  • Jujur : tidak memuat konten yang tidak sesuai dengan kondisi produk yang diiklankan
  • Tidak memicu konflik SARA
  • Tidak mengandung pornografi
  • Tidak bertentangan dengan norma-norma yang berlaku.
  • Tidak melanggar etika bisnis, ex: saling menjatuhkan produk tertentu dan sebagainya.
  • Tidak plagiat.
8.        Kriteria Iklan Bagus dan Jelek
Perdebatan sebuah penilaian iklan pada masing-masing individu mempunyai perbedaan persepsi dari sudut pandang masing-masing.

Sebuah iklan yang bagus harus memiliki UNSUR SUPER "A"
  • Simpel
Berarti harus sederhana dapat dimengerti dengan hanya sekali lihat pengertian simple dapat diartikan tidak banyak elemen dan komunikatif. Komunikatif berarti mempunyai kekuatan untuk mengajak konsumen berkomunikasi.
  • unexpected (Tak terduga)
Sebuah iklan harus tidak terduga : Unik dapat menempatkan diri dalam benak pikiran masyarakat. Iklan yang unexpected akan jauh lebih di ingat oleh konsumennya. Lebih dihargai dan akhirnya akan menjadi topof mind, paling tidak dalam segmennya.
  • Persuasive
Sebuah iklan harus meyakinkan: Daya bujuk mempunyai pengaruh untuk membujuk orang untuk melakukan sesuai keinginan dalam iklan tersebut. Iklan yang persuasive dapat mendekatkan diri dengan Brand kita dan tertarik untuk mencobanya.
  • Entertaining
Sebuah iklan harus menghibur, menghibur tidak harus selalu lucu tetapi mempunyai arti yang lebih luas yaitu memainkan emosi audience.
  • Relevant
Sebuah iklan harus saling berhubungan dengan brand produknya.
  • Acceptable
Sebuah iklan harus bisa diterima secara pribadi.

LOGIKA DAN ALGORITMA KOMPUTER (SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL)

PERTEMUAN KEDUA SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL  SMKN 1 CARIU Tahun Ajaran 2020/2021 "LOGIKA DAN ALGORITMA KOMPUTER...